Kebijakan Privasi

Berlaku sejak 19 Agustus 2026

Ringkasnya. Untng menyimpan data badan usaha, data akun, dan data kerja kamu (harga barang, hitungan, proyek, dokumen). Tidak ada iklan, tidak ada penjualan data, tidak ada pelacak pihak ketiga. NIK dan NPWP pribadi tidak dikumpulkan. Semua data bisa kamu ekspor sendiri kapan saja dalam bentuk ZIP.

1. Siapa yang mengelola data

Layanan Untng (aplikasi web di untng.id) dikelola oleh PT Naventra Sinergi Indonesia, berkedudukan di Depok, Jawa Barat, Indonesia. Untuk urusan data pribadi, hubungi admin@untng.id.

Kebijakan ini berlaku untuk halaman untng.id dan aplikasi di baliknya. Situs lain yang kami tautkan — misalnya LPSE dan INAPROC — punya kebijakan sendiri.

2. Data yang dikumpulkan

Diberikan langsung olehmu

  • Badan usaha: nama, bentuk badan (CV, PT, dan sejenisnya), kualifikasi usaha, NPWP perusahaan, kota, provinsi, dan status PKP.
  • Akun pengguna: nama, alamat email, kata sandi (disimpan sebagai hash Argon2id, tidak pernah dalam bentuk asli), dan nomor telepon bila diisi.
  • Anggota tim: nama, email, dan peran orang yang kamu undang ke badan usaha.
  • Data kerja: data harga barang dan komponen, hitungan penawaran, proyek, progres lapangan, dokumen dan foto yang kamu unggah, serta catatan persetujuan.
  • Korespondensi: isi email atau pesan yang kamu kirim ke tim kami.

Terkumpul otomatis

  • Log server: alamat IP, waktu permintaan, alamat halaman atau endpoint, kode status, dan jenis peramban. Dipakai untuk keamanan dan penelusuran gangguan.
  • Catatan aktivitas akun: waktu masuk, perubahan paket, tindakan persetujuan, dan tindakan admin — sebagian bersifat catatan permanen yang memang tak bisa dihapus, sebab gunanya justru untuk dipertanggungjawabkan.

3. Yang tidak dikumpulkan

  • NIK, KTP, dan NPWP pribadi pengurus.
  • Nomor kartu kredit atau data pembayaran apa pun — pembayaran mandiri lewat aplikasi belum tersedia, jadi tidak ada data kartu yang lewat sistem kami.
  • Lokasi GPS yang dilacak terus-menerus. Foto progres lapangan hanya berisi apa yang ada di berkas fotonya sendiri.
  • Data dari pelacak iklan, piksel media sosial, atau bursa data.

4. Untuk apa data dipakai

  • Menjalankan fungsi aplikasi: menghitung harga penawaran, menyimpan data harga, mengelola proyek, dan membuat berkas ekspor.
  • Mengelola akun dan langganan, termasuk masa coba, perpanjangan, dan kuota paket.
  • Mengirim email operasional: verifikasi email, setel ulang kata sandi, pengingat masa aktif (H-30, H-7, H-1), pengingat batas pemasukan tender, ringkasan Radar sesuai bidang usaha yang kamu pantau, dan pemberitahuan hitungan yang menunggu persetujuan.
  • Menjaga keamanan: mendeteksi penyalahgunaan, membatasi laju permintaan, dan menelusuri gangguan.
  • Memenuhi kewajiban hukum bila ada permintaan resmi yang sah.

Data kerja kamu tidak dipakai untuk melatih model, tidak dijual, dan tidak dibagikan ke pengguna lain. Angka penawaran, data harga, dan dokumen milik satu badan usaha tidak pernah terlihat oleh badan usaha lain.

5. Cookie dan penyimpanan di peramban

Untng tidak memakai cookie iklan maupun alat analitik pihak ketiga. Yang dipakai hanya penyimpanan di peramban kamu sendiri:

  • localStorage — menyimpan token sesi supaya kamu tak perlu masuk ulang tiap membuka halaman. Hilang saat kamu keluar akun.
  • IndexedDB — menampung antrean foto progres lapangan yang belum terkirim, supaya foto tidak hilang saat sinyal putus.
  • Cache service worker — menyimpan berkas aplikasi (dan salinan terakhir data yang sudah dimuat) agar aplikasi tetap terbuka saat jaringan mati.

Semuanya bisa kamu bersihkan lewat pengaturan peramban; efeknya kamu diminta masuk kembali.

6. Pihak ketiga yang ikut memproses data

  • Resend — pengiriman email transaksional. Menerima alamat email tujuan dan isi email tersebut.
  • Cloudflare R2 — penyimpanan dokumen dan foto yang kamu unggah.
  • Penyedia server dan jaringan — tempat aplikasi dan basis data berjalan.

Mereka hanya boleh memproses data untuk menjalankan layanan ini. Sebagian server berada di luar Indonesia; dengan memakai Untng kamu menyetujui pemindahan data untuk keperluan tersebut.

7. Data tender dari sumber publik

Radar mengumpulkan paket tender, non-tender, dan Mini Competition dari LPSE dan INAPROC — data yang memang dipublikasikan pemerintah. Data itu bukan data pribadimu dan tidak berisi informasi akunmu. Yang tersimpan sebagai milikmu adalah pilihan pantauan, saringan, dan catatan yang kamu buat di atasnya.

8. Kapan tim Untng bisa melihat data kamu

Akses dukungan ke data tenant dibatasi di sisi server, bukan sekadar oleh aturan internal:

  • Wajib ada alasan tertulis dan rujukan izin dari pihak tenant sebelum sesi dibuka.
  • Sesi bersifat hanya baca — semua perubahan data ditolak server.
  • Berbatas waktu, paling lama 60 menit, lalu tokennya mati sendiri.
  • Setiap permintaan dalam sesi tercatat pada jejak audit yang tak bisa dihapus.
  • Selama sesi berjalan, spanduk merah tampil di layar pengguna yang akunnya sedang dilihat.

9. Keamanan

  • Semua lalu lintas lewat HTTPS.
  • Kata sandi di-hash dengan Argon2id — tak bisa dikembalikan ke bentuk asli, termasuk oleh kami.
  • Pemisahan data antar badan usaha diperiksa di server pada tiap permintaan, bukan disembunyikan di tampilan.
  • Dokumen disimpan di object storage terpisah dari basis data, diakses lewat tautan bertanda tangan yang berbatas waktu.

Tidak ada sistem yang kebal. Kalau terjadi kebocoran yang berdampak pada data kamu, kami memberi tahu lewat email beserta apa yang bocor dan langkah yang perlu kamu ambil.

10. Berapa lama data disimpan

  • Selama aktif — data disimpan selama akun dipakai.
  • Setelah masa langganan habis — akun berubah jadi mode baca saja. Melihat, mengunduh, dan mengekspor tetap bisa.
  • 6 bulan berikutnya — semua data tetap utuh. Berlangganan lagi dalam masa ini dan semuanya hidup seperti semula.
  • Setelah itu — data pindah ke arsip, bukan dihapus. Pemulihan bisa diminta ke tim kami, paling lama 3 hari kerja.

Log server dan jejak audit disimpan lebih singkat atau lebih lama sesuai keperluan keamanan dan kewajiban pembukuan.

11. Hak kamu atas data

  • Ekspor: tersedia mandiri di dalam aplikasi, satu ZIP berisi data.json (semua tabel, angka presisi penuh) dan satu CSV per tabel. Bisa dipakai selama akun aktif, mode baca saja, maupun masa retensi.
  • Koreksi: data badan usaha dan akun bisa diubah sendiri lewat pengaturan.
  • Penghapusan: belum ada tombol hapus akun mandiri. Kirim permintaan dari alamat email pemilik akun ke admin@untng.id; permintaan diproses paling lama 30 hari. Sebagian catatan — jejak audit dan bukti transaksi — tetap disimpan sepanjang diwajibkan hukum.
  • Penolakan email: ringkasan Radar dan pengingat bisa dimatikan lewat pengaturan pemberitahuan. Email verifikasi, setel ulang sandi, dan tagihan tetap dikirim karena melekat pada layanan.

12. Layanan untuk badan usaha

Untng ditujukan untuk badan usaha dan penggunanya yang sudah dewasa. Kami tidak mengumpulkan data anak dengan sengaja.

13. Perubahan kebijakan

Bila kebijakan ini berubah dengan cara yang berdampak nyata pada data kamu, kami memberi tahu lewat email dan memperbarui tanggal berlaku di atas.

14. Kontak

Pertanyaan, permintaan ekspor di luar aplikasi, atau permintaan penghapusan: admin@untng.id.